Mutiara Hikmah Surat al-Fatihah – Keutamaan Mempelajari al-Qur’an
A. Keutamaan al-Qur’an
Allah ta’ala berfirman (yang artinya),
“Wahai umat manusia! Sungguh telah datang kepada
kalian nasehat dari Rabb kalian (yaitu al-Qur’an), obat bagi penyakit
yang ada di dalam dada, hidayah, dan rahmat bagi orang-orang yang
beriman.” (QS. Yunus: 57)
Syaikh as-Sa’dirahimahullah berkata,
“Sesungguhnya al-Qur’an itu mengandung ilmu yang
sangat meyakinkan yang dengannya akan lenyap segala kerancuan dan
kebodohan. Ia juga mengandung nasehat dan peringatan yang dengannya akan
lenyap segala keinginan untuk menyelisihi perintah Allah. Ia juga
mengandung obat bagi tubuh atas derita dan penyakit yang menimpanya.” (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 465 cet. Mu’assasah ar-Risalah)
B. Keutamaan Membaca dan Mempelajarinya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya),
“Sesungguhnya orang-orang yang membaca Kitab Allah
dan mendirikan sholat serta menginfakkan sebagian rizki yang Kami
berikan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan,
mereka berharap akan suatu perniagaan yang tidak akan merugi. Supaya
Allah sempurnakan balasan untuk mereka dan Allah tambahkan keutamaan-Nya
kepada mereka. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Berterima
kasih.” (QS. Fathir: 29-30)
Dari Abu Umamah al-Bahiliradhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Bacalah al-Qur’an! Sesungguhnya kelak ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa’at bagi penganutnya.” (HR. Muslim no. 804)
Dari Abdullah bin Mas’udradhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang membaca satu huruf dalam Kitabullah
maka dia akan mendapatkan satu kebaikan. Satu kebaikan itu akan dibalas
dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan bahwa Alif Lam Mim
satu huruf. Akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu
huruf.” (HR. Tirmidzi no. 2910, disahihkan oleh Syaikh al-Albani)
Dari Abu Hurairahradhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak ada hasad kecuali dalam dua perkara: seorang
lelaki yang diberikan ilmu oleh Allah tentang al-Qur’an sehingga dia pun
membacanya sepanjang malam dan siang maka ada tetangganya yang
mendengar hal itu lalu dia berkata, “Seandainya aku diberikan
sebagaimana apa yang diberikan kepada si fulan niscaya aku akan beramal
sebagaimana apa yang dia lakukan.” Dan seorang lelaki yang Allah berikan
harta kepadanya maka dia pun menghabiskan harta itu di jalan yang benar
kemudian ada orang yang berkata, “Seandainya aku diberikan sebagaimana
apa yang diberikan kepada si fulan niscaya aku akan beramal sebagaimana
apa yang dia lakukan.”.” (HR. Bukhari no. 5026)
Dari Abu Hurairahradhiyallahu’anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidaklah berkumpul suatu kaum di dalam salah satu
rumah Allah, mereka membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara
mereka, melainkan pasti akan turun kepada mereka ketenangan, kasih
sayang akan meliputi mereka, para malaikat pun akan mengelilingi mereka,
dan Allah pun akan menyebut nama-nama mereka diantara para malaikat
yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim no. 2699)
Dari Utsman bin Affanradhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Dari ‘Amir bin Watsilah, dia menuturkan bahwa suatu ketika Nafi’ bin Abdul Harits bertemu dengan ‘Umar di ‘Usfan
(sebuah wilayah diantara Mekah dan Madinah, pent). Pada waktu itu ‘Umar
mengangkatnya sebagai gubernur Mekah. Maka ‘Umar pun bertanya
kepadanya, “Siapakah yang kamu angkat sebagai pemimpin bagi para penduduk lembah?”. Nafi’ menjawab, “Ibnu Abza.” ‘Umar kembali bertanya, “Siapa itu Ibnu Abza?”. Dia menjawab, “Salah seorang bekas budak yang tinggal bersama kami.” ‘Umar bertanya, “Apakah kamu mengangkat seorang bekas budak untuk memimpin mereka?”. Maka Nafi’ menjawab, “Dia adalah seorang yang menghafal Kitab Allah ‘azza wa jalla dan ahli di bidang fara’idh/waris.” ‘Umar pun berkata, “Adapun
Nabi kalian shallallahu ‘alaihi wa sallam memang telah bersabda,
“Sesungguhnya Allah akan mengangkat dengan Kitab ini sebagian kaum dan
dengannya pula Dia akan menghinakan sebagian kaum yang lain.”.” (HR. Muslim no. 817)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar